Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Desember 2012

Aku Ingin Anakku Menirumu

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya: “Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”

Suamiku menjawab:

“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.” Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa. Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku:

Bukan Sopir Biasa

Sopir mobil barang di UD (usaha dagang) milik bapak baru ganti sebulan ini. Bapak memang sengaja memberitahu orang rumah bila ada orang baru di “UD’-nya.

Bukan apa-apa, sebab barang dagangan kadang transit di rumah dulu untuk dicek sebelum dibawa ke gudang. Aku, kakak atau ibu bergantian mengecek barang bila tak sibuk.

Dulu pernah kejadian ada orang mengaku sopir baru, pada akhirnya melarikan mobil bapak. Sejak itu, bapak mewajibkan orang rumah tahu semua karyawan bapak.

Waktu berjalan, genap sebulan sopir baru bapak bekerja. Masih muda, santun tak banyak bicara. Hampir setiap saat bapak memujinya.Yang baiklah, yang pinterlah yang serba bisalah, heran aku dibuatnya. Pada anak-anak sendiri, nyaris bapak tak pernah memuji. Benarkah pujian itu? Diam-diam kuamati sopir muda itu.

Kamis, 29 November 2012

Anak Kita Bukanlah Robot


Bu Linar mewarisi dendam kesumat akibat sejak kecil dirundung penderitaan dan penghinaan. Tidak ingin selamanya hidup menderita dan dicaci, dia berhasil menaikkan harkat keluarganya dengan bekerja keras menjadi guru. Sayang, dendam masa lalu terlalu berakar dalam dirinya. Bu Linar pun menjadi sombong, induk dari segala macam dosa.

Dia suka pamer dan membangga-banggakan dirinya. Bahkan dia menghalalkan segala macam cara agar keinginannya tercapai.
Dan yang pertama menjadi korban adalah anak-anaknya sendiri. Mereka dipaksa menanggung ambisi besar si ibu dengan belajar setiap waktu. Selain belajar di sekolah dari pagi hingga siang, mereka juga mendapatkan les privat langsung setelah sekolah usai. Sore harinya mereka les vokal, les tari, dan malam hari les yang lainnya lagi.

Katakan Kalau Mereka Begitu Spesial Sebelum Terlambat


Suatu hari seorang guru meminta kepada para muridnya untuk membuat daftar semua nama murid di kelas itu pada dua lembar kertas, dan memberikan tempat kosong di setiap nama. Kemudian ia meminta mereka untuk memikirkan hal yang terbaik mengenai teman mereka dan menuliskannya.
Tugas itu ternyata menyita sisa waktu pelajaran untuk diselesaikan, dan ketika para murid meninggalkan kelas, setiap orang menyerahkan hasilnya.

Kamis, 22 November 2012

Hidup Bukanlah Sebuah Film

Hidup bukanlah sebuah film, atau dalam bahasa kerennya yang kita kenal "life is not a movie", bahasa yang sering kita dengar di salah satu stasiun televisi. Hidup bukanlah sebuah mimpi, itulah kalimat yang saya ingin ceritakan malam ini kepada kawan pembaca semuanya. Sebagai permulaan, saya ingin bercerita tentang artikel dari majalah dinding di sebuah masjid di STIKES al-Irsyad Cilacap yang dulu pernah saya baca, kurang lebih ceritanya seperti ini:

Jumat, 16 November 2012

Pecel Lele (Renungan, untuk bersyukur)


Just as a reminder .... Cerita ini di forward dari Pak Ismail A Said (Wartawan Senior Republika) : Karena hujan yg tdk kunjung berhenti, akhirnya saya memutuskan menerobos hujan karena hari sdh mlm ..

Sampai di Tegalega, perut sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, akhirnya saya memutuskan mampir diwarung nasi tenda dipinggir jalan... lagi asik menikmati pecel lele, masuklah seorang bapak, dg istri & 2 anaknya ... Yg menarik adalah kendaraan mereka gerobak dorong.

Kamis, 01 November 2012

3 Kisah yang Membuat Kita Tersadar dan Tersenyum

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Sahabat Al Hikmah, ini ada 3 kisah tentang orang2 yg berpegang teguh kepada Al Quran dan As Sunnah .. Gaya Penyampaiannya cukup unik dan membuat kita semua tersenyum ... selamat membaca ...

1. ORANG YANG HATINYA TERGANTUNG DI MESJID ...


Didepan sekolah ada preman yang ingin membeli es cendol

Preman : Pak gw pesen es nya dong serebu !
Penjual es : iya sebentar saya buatkan dulu ya mas

Lalu terdengar suara adzan berkumandang, ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR

Kamis, 15 Desember 2011

Etika Yang Kini Sudah Mulai Hilang

Kehidupan yang makin penuh tuntutan membuat gaya hidup manusia semakin berubah. Bahkan beberapa hal sederhana yang dulu penting kini sering dilupakan.

Di tengah kesibukan dan nilai-nilai baru yang kita terima dari berbagai sumber, banyak hal kecil yang pelan-pelan ditinggalkan. Etika-etika ringan yang dulu penting, kini perlahan hilang atau bahkan sengaja dilupakan untuk kepentingan pribadi. Tentu saja Anda tak ingin dicap sebagai orang yang egois dan tidak peduli sekitar.

Minggu, 20 November 2011

Santri Al Hikmah, Teruskan Perjuangan Abahmu


Seluruh alam berduka, menangis karena ulama yang menyangga bumi wafat satu persatu. Sudah seringkali kita ditinggal pergi oleh mereka yang selama ini kita anuti, hari ini 20 November 2011, Abah Masruri Abdul Mughni wafat meninggalkan kita. Meninggalkan berjuta-juta kenangan yang selama ini membekas di hati kita.

Peristiwa wafatnya Beliau memang telah membuat kita merasa terpukul, salah satu ulama salaf yang selama ini sudah turut banyak mendidik kita semua. Namun, di balik semua itu akan ada peristiwa lain yang lebih berat, para ulama lainnya akan segera menyusul Beliau. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعاً يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِباَدِ، وَلَكِنْ بِقَبْضِ الْعُلَماَءِ. حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عاَلِماً اتَّخَذَ النَّاسُ رُؤُوْساً جُهَّالاً فَسُأِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya dari hamba-hamba. Akan tetapi Dia mencabutnya dengan diwafatkannya para ulama sehingga jika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, maka orang-orang mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh. Kemudian mereka ditanya, mereka pun berfatwa tanpa dasar ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 100 dan Muslim no. 2673).

Minggu, 13 November 2011

Menghancurkan Ke-AKU-an Diri -- Berhala Terbesar Umat Manusia


Seandainya 7 samudera dijadikan 1, dan air laut nya di jadikan tinta, maka niscaya Ilmu Tuhan tidak akan pernah mampu dituliskan. 7 samudera lautan ilmu pun masih terbatas dihadapan Yang Tak Terbatas. Inilah yang menghantarkan pemikiran penulis kenapa kita harus dekat dengan alam. Alam walaupun memiliki keluasan, tapi masih bisa diukur dan wujud. Manusia, ibarat air laut, paling hanya kebagian 1 sendok teh nya sebagai ilmu pengetahuan yang di milikinya. Pertanyaannya, apa yang harus di sombongkan? Seandainya manusia mengetahui pengetahuan, mestinya rasa syukur harus terus di panjatkan. Pengetahuan itulah yang membuat derajad kita lebih baik di bandingkan manusia lainnya. Inipun sebagai sebuah anugerah tanpa kita harus merasa, "aku pinter!"

Bagaimana Agar Rakyat Indonesia Belajar Sendiri


Indonesia sebagai sebuah negara besar, dengan kepemimpinan yang makin banyak diisi orang2 pinter, tiba pada sebuah persimpangan. Hari ini fakta menunjukan bahwa alam lah yang memberikan pembelajaran trbesar pada Bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia mengalami kesulitan di dalam negeri, mencari pekerjaan pun sulit, mencari rejeki pun terkadang tidak semuda...h yang dibayangkan. Ketika pemerintah tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, Rakyat Indonesia berjuang mencari jalan keluar nya sendiri. Mereka berangkat ke berbagai negara untuk mengubah peruntungan kehidupannya. Mereka berjuang...mereka bertempur...tanpa pernah ada yang melindungi mereka. Mereka masuk belantara kehidupan, setelah lepas dari Indonesia, kita pun tidak pernah tahu bagaimana nasib mereka. Ya Tuhan lindungilah rakyat ku ini, sahabat ku alam semesta, lindungi semua rakyat Indonesia. Hanya hukum2 alam dan hukum2 penciptaan yang akan menyelamatkan mereka...

Sabtu, 05 November 2011

Ibu Rangkap Tiga


“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbakti kepada ibu bapaknya. Ibunya telahh mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah lemah, dan menyapihnya dalam keadaan dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kamu kembali” (Luqman:14)
Ayat di atas menjadi ajaran moral dalam menghormati kedua orang tua. Seorang ibu mengandung lalu menyusui anak-anaknya, dua fungsi yang dirangkap oleh satu ibu. Tetapi, Islam juga mengakui pemisahan dari fungsi ganda tersebut, yakni bayi disusui oleh ibu lain. Ada hukum larangan untuk menikah dengan saudara sepersusuan. Rasulullah SAW. juga memberi contoh bagaimana menghormati ibu susuan Beliau, Halimatus Sa'diyah dan saudara sepersusuannya, Hamzah bin Abdul Muthalib.

Secara Psikologis, Penyembelihan Itu Sudah Terjadi


Kurban adalah udhiyah, penyembelihan hewan yang sudah ditentukan waktunya. Dari sisi linugisti berarti dhuha, waktu dhuha adalah saat sembelihan hewan kurban dilaksanakan setelah shalat Id.
Hari raya kurban adalah perintah untuk mengenang kembali peristiwa ketika Nabi Ibrahim as. yang diperintahkan untuk menyembelih puteranya. Saat perintah itu diturunkan melalui mimpi berkali-kali, Nabi Ibrahim as. pun memberitahukan kepada keluarganya. Hal tersebut tentunya mempunyai dampak psikologis yang sangat besar, untungnya dampak psikologis tersebut bisa diredam dengan keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT. Kualitas keimanan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT akhirnya teruji.
Semangat yang ditumbuhkan dari peristiwa udhiyah adalah bagaimana kita bisa berbagi dengan mereka yang kurang mampu. Mereka tidak hanya

Jangan Sampai Ada Daging yang Terbuang


“Barang siapa yang memiliki kemampuan untuk berkurban tetapi tidak melakukannya, maka janganlah mendekati mushalla kami” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Abu Hurairah)Berdasarkan hadits Nabi di atas, dapat kita simpulkan bahwa ibadah kurban merupakan ibadah wajib bagi setiap muslim yang mampu untuk melaksanakannya. Salah satu tujuan diadakannya ibadah kurban adalah untuk membantu para dhuafa dalam mencari nafkah hidupnya, dan agar mereka bisa menikmati daging yang sangat tidak biasa disantap oleh mereka.

Selasa, 06 September 2011

Sebuah Kisah Tentang Perjalanan Nabi Khidir


         Pada zaman dahulu kala, dikisahkan suatu ketika Nabi khidir melakukan perjalanan bersama para pengikutnya, beliau menyampaikan pesan kepada para pengikutnya (kaumnya), bahwa esok hari kita akan melakukan perjalanan panjang untuk bertamasya ke sebuah Goa, namun Nabi khidir mengatakan kepada para pengikutnya bahwa semua pengikutnya boleh mengambil segala sesuatu  yang terdapat di dalam goa tersebut serta dibolehkan pula bila tidak mengambilnya., ujar Nabi Khidir.  "Namun bagi siapapun  yang mengambilnya maupun yang tidak mengambilnya kalian semuanya kelak akan menyesal."  Ujar Nabi Khidir kepada para pengikutnya. Para pengikut (kaum) Nabi Khidir pun menjadi bingung, heran dan langsung bertanya-tanya kepada Nabi khidir maksud dari makna ucapan tersebut. Namun Nabi Khidir hanya berujar: "Tunggulah jawabannya esok hari setelah kita keluar melakukan perjalanan pulang dari goa".

Selasa, 30 Agustus 2011

Pacaran Boleh Gak Ya?


PACARAN BOLEH GAK YA? Sahabatku.., apa sih cinta itu? Jika kita mendengar kata “cinta”, 
mungkin yang terbayang adalah perasaan yang timbul di antara dua orang yang berlainan jenis, antara laki-laki dan perempuan. Cinta terhadap lawan jenis itu biasa diidentikkan dengan istilah pacaran. 
Lantas, bagaimana sih hukum pacaran dalam islam? Dalam Al-Qur’an, Al-Hadits maupun rujukan Islam lain tak ada istilah pacaran, yang ada adalah larangan mendekati zina. 

Jumat, 26 Agustus 2011

Puasa Para Wali


Mungkin sebagian di antara kita banyak yang belum tahu tentang puasanya para wali. Seperti apa sih puasanya para wali? samakah puasanya dengan puasa yang kita lakukan? beratkah puasa yang mereka lakukan? seberapa lama puasa yang mereka lakukan?
Dalam Alquran, kata shiyam disebut delapan kali. Pada surat Al-Baqarah ayat 183, 187, dan 196 dua kali. Surat An-Nisa: 92, Al-Maidah: 89 dan 95 serta surat Al-Mujadalah: 41.
Kata shaum disebut satu kali yaitu di surat Maryam: 26. Kata shaimin disebut satu kali di surat Al-Ahzab: 35. Shaimat disebut satu kali dalam surat Al-Ahzab: 35. Tashumu disebut satu kali dalam Al-Baqarah: 184. Falyashumhu disebut satu kali di Al-Baqarah: 185.

Rabu, 17 Agustus 2011

Kisah dari Republik Mimpi




Di pagi hari, di sebuah kisah di sebuah negeri yang penuh dengan kedamaian,,, Republik Mimpi...
Ada seorang bapak dan anaknya yang sedang berbincang-bincang tentang fenomena negeri ini...
“memang negara ini sedang sakit..”
“kalau sakit kan bisa diobatin pak??”
“hahaha... iya.. obatnya itu kesungguhan kerja, ya tho? Kerja yang keras dan rasa cinta kepada bangsa dan negara.. ini yang bapak ndak lihat lagi dalam diri setiap anak bangsa negeri ini.. makanya le,, kamu harus eling pada sangkan paraning jumadi yah... nda boleh lupa pada asal usulmu.. jangan lupa pada tanah kelahiranmu...  ini adalah negaramu le... “
“ ya pak,,, aku pasti inget”

Selasa, 19 Juli 2011

Ketika Iblis Menggelar Sajadah


Siang menjelang dzuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu Jum’at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada dalam Masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk & masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air. Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah. 

Rabu, 15 Juni 2011

Merenungkan Hari Kiamat

Suatu hari, seorang sahabat meminta Rasulullah saw. mengajarinya sesuatu dari Al Quran. Nabi meminta Ali r.a. melakukan tugas itu. Ali pun mengajari sahabat tersebut surat Az Zalzazalah. Sedang asyik-asyiknya Ali mengajari, sahabat tersebut minta berhenti, “Cukup, cukup! Saya tidak akan menyesal bila saya tidak mendengar lebih jauh karena surat ini cukup bagi saya.”
Ali r.a. mengadu kepada Rasulullah mengenai penolakan sahabat tadi. Nabi lalu menjawab, “Biarkan saja, ia seorang yang pintar.” Alasannya, siapa pun memahami dan mempercayai Surat Az Zalzalah secara tulus, ini akan menimbulkan perbaikan dalam dirinya karena setiap saat ia akan menyadari ajaran surat tersebut dan kesadaran ini akan mencegahnya dari berbuat dosa. Surat Az Zalzalah adalah jawaban bagi orang-orang yang menyangkal kiamat dan tidak mempercayai hari akhir. “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya, ‘mengapa bumi (jadi begini)?” (Q.S. Az Zalzalah 99:1-3)